Alat-Alat tambahan (organ accesoris;indument) pada Tanaman

0
210

Permukaan
organ tumbuhan tidak selalu polos (halus) atau licin, tetapi kadang kala
ditumbuhi oleh tonjolan yang beraneka bentuknya. Alat tambahan ini tidak
merupakan metamorfosis dari organ pokok tumbuhan.

  1. Papila
    (papillae), merupakan peninggian dinding sel epidermis , secara
    organoleptik terasa seperti beludru, biasanya terdapat pada permukaan daun
    mahkota bunga, misalnya mahkota bunga telang (Clitoria ternatea), rambut pada biji kapas , dan bulu akar juga papila,
    tetapi ukurannya yang panjang disebut rambut atau bulu.
  1. Rambut atau
    trikoma (trichoma), dapat berujud rambut atau sisik yang tumbuh di
    permukaan kulit luar, biasanya mudah ditanggalkandapat berupa 1) sisik
    bulu (rumentum), misalnya pada pakis haji (Cycas rumphii; Cycadaceae, 2)
    sisik (lepis) bagian pipih yang menempel pada permukaan organ tumbuhan,
    misalnya pada permukaan bawah daun durian (Durio
    zibethinus, Bombaceae).
  1. Bulu atau
    rambut halus (pilus), bulu atau rambut tumbuh dari sel epidermis, dapat
    bercabang seperti bintang, misalnya pada permukaan daun waru (Hibiscus tiliacus; Malvaceae) atau macam bentuk lainnya.
  2. Rambut kelenjar (pilus
    capitatus), bentuk mirip ddengan rambut, tetapi ujungnya membelah menjadi
    beberapa bagian membulat menjadi kelenjar bila diraba seperti merekat,
    misalnya rambut kelenjar pada permukaan daun  tembakau (Nicotiana tabacum; Solanaceae).
Sekian ulasan tentang alat alat tambahan pada tanaman, wassalam