PEMBAGIAN PROTEIN

0
129
Protein sederhana
Pembagian protein berdasarkan atas kelarutannya
protein dan sumber protein
1. Albumin
Larut dalam H2O dan larutan-larutan garam. Contoh: Albumin, serum, Laktalbumin (susu).
albumin pada susu
 
2. Globulin
Sedikit larut dalam H2O, larut dala garam-garam encer, bergumpal bila disetengah jenuhkan dengan NH4- Sulfat. Contoh: serum globulin, telur globulin.
albumin pada kuning telur 
3. Prolamina
Larut dalam etanol70-80%, tak larut dalam etanol absolute dan air kaya akan arginin.
4. Histon
Larut dalam larutan-larutan garam kaya dengan lisin.
5.Glutelin
Tidak larut dala pelarut tersebut di atas tetapi larut dalam asam atau basa.
6. Skleroprotein
Tak larut dalam air atau larutan-larutan garam. Kaya dengan: Glisin, Alanina, Prolin.
B. Protein Kompleks
1. Gliko protein
Protein terikat pada satuan-satuan karbohidrat yang kompleks. Contoh: glikoprotein plasma.
2. Lipo protein
Protein yang mengandung molekul-molekul lipid. Contoh: lipoprotein plasma.
3. Heme protein
Protein terikat pada Heme. Contoh: hemoglobin, ioglobin, cytochrom C.
4. Metalo protein
Protein yang mengandung ion logam. Contoh: berbagai enzim.
5. Nukleoprotein
Protein terikat pada asam nukleat. Contoh: beberapa virus, ribosom.
6. Fosfo protein
Protein dengan ester-ester serin dan satuan fosfat. Contoh : Kasein susu. (Riawan, 1990)
Secara kasar protein dapat dikategorikan memuat tipe tugas yang dilaksanakan yaitu :
1. Protein serat (fibrous protein, juga disebut protein structural) yang membentuk kulit, otot, dinding pembuluh darah, dan rambut. Protein serat terdiri atas molekul panjang mirip benang liat yang tidak larut.
2. Tipe fungsional lain adalah kelas protein globular, yang bentuknya agak bulat karena rantai-rantai melipat bertumpukan. Protein globular larut dalam air dan melakukan berbagai fungsi dalam suatu organisme. Misalnya haemoglobin mengangkut O2 ke sel-sel , insulin membantu dalam metabolisme karbohidrat, antibodi (antibodies) membuat protein asing menjadi tidak aktif; fibrinogen (larut) dapat membentuk serat-serat tak larut yang menggumpalkan darah; dan hormon-hormon membawa nutrisi ke seluruh tubuh.
3. Protein konjugasi (conjugated protein) yang dihubungkan ke suatu bagian non-protein seperti: gula, melakukan berbagai fungsi dalam seluruh tubuh (Harold, 2003).