PEMBAGIAN ZOOBENTOS

0
47

Pembagian Zoobentos

Pembagian zoobentos berdasarkan ukurannya. Zoobentos dapat digolongkan ke dalam kelompok zoobentos makroskopik yang disebut juga dengan makrozoobentos dan zoobentos mikroskopik
atau mikrozoobentos. Makrozoobentos dapat mencapai ukuran tubuh sekurang-kurangnya 3 – 5 mm pada saat pertumbuhan maksimum. Organisme yang termasuk makrozoobentos diantaranya adalah: Crustacea, Isopoda, Decapoda, Oligochaeta, Mollusca, Nematoda dan Annelida (Cummins, 1975). 
 
Taksa-taksa tersebut mempunyai fungsi yang sangat penting di dalam komunitas perairan karena sebagian dari padanya menempati tingkatan trofik kedua ataupun ketiga.  Sedangkan sebagian yang lain mempunyai peranan yang penting di dalam proses mineralisasi dan pendaurulangan bahan-bahan organik, baik yang berasal dari perairan maupun dari daratan.
 

Gaufin dalam Wilhm (1975) mengelompokkan spesies makrozoobentos berdasarkan kepekaannya terhadap pencemaran karena bahan organik, yaitu kelompok intoleran, fakultatif dan toleran. Organisme intoleran yaitu organisme yang dapat tumbuh dan berkembang dalam kisaran kondisi lingkungan yang sempit dan jarang dijumpai di perairan yang kaya organik. Organisme intoleran tidak dapat beradaptasi bila kondisi perairan mengalami penurunan kualitas.  Organisme yang dapat bertahan hidup pada kisaran kondisi lingkungan yang lebih besar bila dibandingkan dengan organisme intoleran dikelompokkan dalam Organisme fakultatif. Walaupun organisme fakultatif dapat bertahan hidup di perairan yang banyak bahan organik, namun tidak dapat mentolerir tekanan lingkungan. Organisme yang dapat tumbuh dan berkembang dalam kisaran kondisi lingkungan yang luas dikelompokkan dalam Organisme toleran, organisme toleran sering dijumpai di perairan yang berkualitas jelek hingga perairan berkualitas baik. Pada umumnya organisme toleran tidak peka terhadap berbagai tekanan lingkungan dan kelimpahannya dapat bertambah di perairan yang tercemar oleh bahan organik. Jumlah organisme intoleran, fakultatif dan toleran dapat menunjukkan derajat pencemaran.

 
Berdasarkan cara makannya, makrozoobentos dibedakan menjadi 2, yaitu :
 
  1. filter feader, yaitu hewan bentos yang mengambil makanan dengan menyaring air
  2. deposit feader, yaitu hewan bentos yang mengambil makanan dalam substrat dasar. Misalnya,mollusca bivalvia, beberapa jenis Echinodermata dan Crustacea berdasarkan keberadaannya diperairan.
Berdasarkan keberadaanya diperairan, makrozoobentos digolongkan menjadi kelompok epifauna yaitu hewan bentos yang hidup melekat pada permukaan dasar perairan, sedangkan hewan bentos yang hidup di dalam dasar perairan disebut infauna.
Komunitas bentos dapat juga dibedakan berdasarkan pergerakannya, yaitu kelompok hewan bentos yang hidupnya menetap (sesile) dan hewan bentos yang hidupnya berpindah-pindah (motil). Hewan bentos yang hidup sesil seringkali digunakan sebagai indikator kondisis perairan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here