Penyakit Gout / Penyakit Goat

0
98

Awalnya, kata gout / goat berasal dari bahasa latin, yaitu gutta, yang berarti tetesan. Sebab, menurut kepercayaan kuno, penyakit ini disebabkan oleh luka yang jatuh tetes demi tetes ke dalam sendi. Pada zaman dahulu, penyakit ini disangka disebabkan adanya racun yang menyerang pada persendian. Kejadiannya secara perlahan-lahan, yaitu setetes demi setetes.Goat / Gout bisa diartikan sebagai sebuah penyakit dimana terjadi penumpukan asam urat dalam tubuh secara berlebihan, baik akibat produksi yang meningkat, pembuangan yang menurun, atau akibat peningkatan asupan makanan kaya purin. Gout ditandai dengan serangan berulang dari arhtritis (peradangan sendi) yang akut, kadang-kadang disertai pembentukan kristal natrium urat besar yang dinamakan tophus, deformitas (kerusakan) sendi secara kronis dan cedera pada ginjal.

Anatomi Goat/ Gout
Matriks terdiri dari dua tipe makromolekul, yaitu proteoglikan dan kolagen.
1. Proteoglikan meliputi 10 % berat kering rawan sendi dan mengandung 70-80 % air. Hal inilah yang menyebabkan penderita menjadi tahan terhadap tekanan dan memungkinkan rawan sendi elastik.
2. Kolagen meliputi 50 % berat kering rawan sendi dan sangat tahan terhadap tarikan. Makin ke arah ujung, rawan sendi makin tebal. Ketebalan rawan sendi ini membuat kolagen akan tahan terhadap tarikan.
 
Klasifikasi Goat / Gout
Penyakit gout dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu primer dan sekunder.

1. Goat primer adalah goat / gout yang disebabkan faktor genetik dan lingkungan. Penyakit Goat/ Gout Primer ini, 99 % penyebabnya belum diketahui (idiopatik). Namun, kombinasi faktor genetik dan hormonal diduga yang menjadi penyebab terganggunya metabolisme. Akibatnya, produksi asam urat juga ikut meningkat. Goat/ gout jenis ini juga dapat  diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.

2. goat sekunder biasanya timbul karena adanya komplikasi dengan penyakit lain (hipertensi dan artherosklerosis). Penyebab penyakit gout sekunder antara lain karena meningkatnya produksi asam urat akibat nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin tinggi. Purin adalah salah satu senyawa basa organik yang menyusun asam nukleat dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein.

Gejala dan Tanda-Tanda Goat 
Gejala dan tanda-tanda penyakit gout /goat bisa dilihat sebagai mana berikut:
1. Hiperurisemia
2. Arhtritis pirai / Gout akut, bersifat eksplosif, nyeri hebat, bengkak, merah, teraba panas pada persendian , dan akan sangat terasa pada waktu bangun tidur di pagi hari.
3. Terdapat kristal urat yang khas dalam cairan sendi
4. Terdapat tofi dengan pemeriksaan kimiawi
5. Telah terjadi lebih dari satu serangan akut.
6. Adanya serangan pada satu sendi, terutama sendi ibu jari kaki,
 
Kriteria Dinasdogtik Goat / Gout
Kriteria dinasdogtik penyakit gout ini dapat dibedakan dalam tiga bentuk, yaitu:
1. Peningkatan kadar asam urat serum
2, Pemakaian bermacam-macam obat dan
3. Dipastikan dengan dua metode, yaitu menemukan kristal urat dalam cairan sinovial dan menemukan fusi urat dalam endapan trofi
 
Pengobatan Goat / Gout
Apabila terjangkit penyakit ini, maka harus  dilakukan pengobatan sebagai berikut.
1. Obat antiperadangan nonsteroid
2. Jika penyakit ini mengenai 1-2 sendi, suatu larutan kristal kortikosteroid bisa disuntikkan langsung ke dalam sendi.
3. Obat pereda nyeri ditambahkan untuk mengendalikan nyeri, dan
4. Obat-obatan seperti probenesid atau sulfinspirazon berfungsi menurunkan kadar asam urat dalam darah.
 
Pencegahan Gout / Goat
Selain pengaturan pola makan itu sendiri, kita masih bisa melakukan pencegahan penyakit gout dengan hal-hal berikut.
1. Minum banyak air
2. Menghindari minuman beralkohol
3. Mengurangi makanan yang kaya akan protein, dan
4. Bila memiliki kelebihan berat badan, segera turunkan.