Perencanaan Lanskap dan Prosesnya

0
59

Perencanaan Lanskap  

Perencanaan adalah suatu proses sintesis yang kreatif tanpa akhir dan dapat ditambah, juga merupakan proses yang rasional dan evolusi yang teratur. Perencanaan merupakan urutan-urutan pekerjaan yang panjang dan terdiri dari bagian-bagian pekerjaan yang saling berhubungan dan berkaitan. Semua bagian tersebut tersusun sedemikian rupa sehingga apabila terjadi perubahan pada satu bagian, maka akan mempengaruhi bagian yang lainnya (Simonds 1983).

Knudson (1980) dalam Damayanti (1997) menyatakan bahwa perencanaan adalah kemampuan untuk mengumpulkan dan menginterpretasikan data, memproyeksikan ke masa depan, mengidentifikasi masalah dan memberikan pendekatan yang beralasan untuk memecahkan masalah-masalah tersebut.

Nurisjah dan Pramukanto (1990), menyatakan bahwa pendekatan perencanaan harus efektif untuk menyediakan segala bentuk pelayanan dan ruang bagi manusia penggunanya. Perencanaan tapak/lanskap adalah suatu kompromi antara penyesuaian tapak dan adaptasi program terhadap kondisi tapaknya (Laurie 1986).

Lebih rinci lagi dijelaskan bahwa perencanaan lanskap merupakan suatu proses melengkapi, menempatkan dan menghubungkan program-program satu dengan lainnya, dengan kerusakan minimum, dilengkapi dengan imajinasi serta kepekaan terhadap implikasi-implikasi pada analisis tapak.

Hubungan timbal balik antara program dan tapak akan menghasilkan sutu rencana tata guna lahan. Rencana ini akan memperlihatkan dimana program secara spesifik dapat ditampung dalam tapak dan bagaimana program tersebut dihubungkan dengan lingkungan di sekitarnya.  

Proses Perencanaan Lanskap

  Proses perencanaan lanskap yang baik harus merupakan suatu proses yang dinamis, saling terkait dan saling menunjang. Menurut Gold (1980), proses ini merupakan suatu alat sistematis yang digunakan untuk menentukan keadaan awal pada saat awal, keadaan yang diinginkan, serta cara dan model yang terbaik.

Proses perencanaan dan perancangan terdiri dari enam tahap, yaitu : persiapan, inventarisasi, analisis, sintesis, perencanaan dan perancangan.

Persiapan merupakan tahap perumusan tujuan, program dan informasi lain tentang berbagai keinginan pemilik dan pemakai. Proses perencanaan diawali dengan memperhatikan, menafsirkan dan menjawab berbagai kepentingan ke dalam produk yang direncanakan.

Pada tahapan atau proses perencanaan terdapat kemungkinan terjadi perubahan akibat penyesuaian kepentingan dan beberapa hal yang tidak dapat dihindari, sejauh tetap menunjang tujuan yang direncanakan pada awal perencanaan (Nurisjah dan Pramukanto, 1993).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here