Apa itu Hormon ?

0
38

Hormon

Hormon adalah suatu zat kimia yang dibebaskan kedalam darah oleh satu organ dan dibawa ke bagian lain tubuh dimana ia akan memberikan respon tertentu pada jaringan tertentu pula.

Walaupun hormon di dalam darah dapat mencapai seluruh sel dalam tubuh, mereka hanya akan memberikan efek pada sel-sel spesifik yang disebut sel target.

Suatu sel target memiliki molekul protein spesifik yang berperan sebagai reseptor untuk tempat melekatnya hormon. Setiap tipe sel memiliki set protein yang berbeda, sehingga tanpa molekul yang tepat ia tidak dapat berikatan dengan hormon.

Istilah hormon pertama kali didefinisikan oleh  Ernest H.Starling. Starling menggunakannya untuk mendeskripsikan zat kimia yang disekresikan secara langsung ke dalam darah oleh kelenjar tanpa duktus dalam mencapai tujuannya.

Definisi hormon oleh starling adalah zat kimia yang spesifik yang disekresikan dari jaringan spesifik ke cairan tubuh, biasanya darah.

Saat ini telah ditemukan sekitar 50 hormon yang dijumpai pada manusia.

Pesan ini membantu tubuh melakukan banyak fungsi vital. Beberapa dari fungsi ini sifatnya long-term dan terus menerus, seperti pertumbuhan, perkembangan dan reproduksi. Fungsi hormon yang lain adalah seperti fisiologis contohnya adalah pengaturan kadar gula darah dan tekanan darah.

Pituitary
master of gland
 

Hormon dapat dibagi menjadi dua kelompok: Steroid dan nonsteroid.

Hormon tipe steroid adalah semua hormon seks (testosteron, estrogen dan progestron) dan substansi dari korteks adrenal, seperti kortison, dan 1,25-dihidroksi-kolekalsiferol atau bentuk vitamin D. Karena steroid semua merupakan derivat kolesterol, mereka disebut juga sterol.

 Perbedaan antara kolestrol dan steroid terletak pada rantai samping yang berikatan dengan struktur empat cincin dasar.

Hormon nonsteroid termasuk protein seperti hormon insulin dan hormon tumbuh. Mereka termasuk molekul yang disebut amin, seperti hormon tiroid, yang merupakan asam amino yang termodifikasi.

Protein dan molekul amin merupakan molekul polar dan larut dalam air. Oleh karena itu, hormon nonsteroid dapat dengan mudah masuk dan dibawa oleh plasma darah namun tak dapat melewati membran sel lipid dalam perjalanannya masuk keluar sel.

Hormon bergerak dan disalurkan oleh tubuh melalui aliran darah dan bekerja pada sel target serta proses kerjanya yang umumnya lebih lambat dari sistem saraf.
Sekian tulisan hormon: apa itu hormon. Baca juga tulisan tentang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here