Genetika tentang pindah Silang Crossing Over

0
20
Belajar Biologi. Pembaca yang terhormat, kali ini kami akan menjelaskan crossing over atau pindah silang yang terjadi dalam genetik. Baca dan like serta share yah ke social media,

Pindah silang

Pindah silang atau crossing over dalam genetika adalah proses penukaran segmen dari kromatid-kromatid bukan kakak beradik (sister cromatid) dari sepasang kromosom homolog.
Peristiwa pindah silang umum terjadi pada setiap gametogenesis pada kebanyakan makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan dan manusia. Pindah silang terjadi ketika meiosis I (akhir dari profase I atau permulaan metafase I), yaitu pada saat kromosom telah mengganda menjadi dua.
Pada waktu kromosom-kromosom hendak memisah (yaitu pada anafase I), kromatid-kromatid yang bersilang itu melekat dan putus di bagian kiasma, kemudian tiap-tiap potongan itu melekat pada kromatid sebelahnya secara timbal balik. Berhubung dengan itu gen-gen yang terletak pada bagian yang pindah itu akan berpindah pula tempatnya ke kromatid sebelah.
Pindah silang atau crossing over dibedakan atas:
Pindah silang tunggal, ialah pindah silang yang terjadi pada satu tempat.
1. Pindah silang yang terjadi akan menghasilkan 4 macam gamet. 2 macam gamet disebut tipe parental artinya sesuai dengan gen pada induknya (parental) dan dua macam lainnya merupakan tipe rekombinasi yang merupakan akibat adanya pindah silang (crossing over). Umumnya gamet tipe parental yang terbentuk pada eksperimen yang ada memiliki jumlah lebih banyak dari pada gamet-gamet tipe rekombinasi.
2. Pindah silang ganda, ialah pindah silang yang terjadi pada dua tempat atau titik. Terdapat beberapa kemungkinan yang akan terjadi pada pindah silang ganda. Kemungkinan pertama apabila terjadi hanya diantara dua gen yang terangkai maka terjadinya pindah silang tidak akan tampak pada fenotip. Kemungkinan kedua yaitu apabila pindah silang terjadi pada tiga gen yang terangkai, misalnya terdapat gen C selain A dan B maka akan terjadi perbedaan fenotip.
Faktor apa saja yang mempengaruhi Pindah silang?
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pindah silang. Pada tulisan kali ini akan dijelaskan 6 faktor yaitu:
  1. Temperatur. Temperatur atau suhu yang melebihi atau kurang dari temperatur biasa dapat memperbesar kemungkinan terjadinya pindah silang.
  2. Umur. Semakin tua seseorang, individu tersebut semakin rentang terjadi pindah silang.
  3. Zat kimia tertentu dapat memperbesar kemungkinan pindah silang. Zat kimia yang menyebabkan mutagen serta perubahan struktur DNA contohnya zat karsinogenik, rokok, minuman keras, Psikotropika, narkotika dan zat kimia sintetik lainnya yang dapat masuk kedalam sistem tubuh manusia.
  4. Penyinaran dengan sinar -X dapat memperbesar kemungkinan pindah silang. Hal ini disebabkan terjadinya kerusakan terhadap zat hereditas yaitu DNA / kromosom pada manusia.
  5. Jarak antara gen-gen yang terangkai. Menurut hasil penelitian oleh para ahli, semakin jauh gen yang terangkai, akan memperbesar kemungkinan terjadinya pindah silang.
  6. Jenis kelamin, Pada spesies tertentu seperti Ulat Sutera Bombix mori yang betina tidak pernah terjadi pindah silang, demikian pula pada lalat Drosophila jantan. Kesimpulan ini diambil berdasarkan penelitian T.H. Morgan dan C.B. Bridges.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here