MORFOLOGI DAN ANATOMI IKAN BERTULANG RAWAN

0
125

MORFOLOGI IKAN BERTULANG RAWAN

 Pada kali jurusanbiologi akan menjelaskan tentang Ikan bertulang rawan. Penjelasan tentang ikan bertulang rawan kali ini dominan menjelaskan tentang ikan hiu.

Ikan merupakan hewan dari kelas pisces pada filum chordata kingdom animalia.

Ikan bertulang rawan (Chondrichthyes) meliputi ikan Hiu dan ikan Pari. Sebagian besar kerangka tubuhnya tersusun atas tulang rawan (kartilago). Pada ikan bertulang rawan penutup insang digantikan oleh 5-7 buah celanh insang dan sisik berupa duri-duri halus yang condong kebelakang yang disebut sisik placoid.

Mulut ikan hiu terletak di bagian bawah dan agak kebelakang (inferior). Pada pari, dibagian belakang mata terdapat lubang tempat masuknya air yang disebut spirakel.

Ikan Hiu memiliki tubuh berbentuk torpedo dengan ekor asimetris. Tulang punggung ikan hiu melanjut ke ekor bagian atas, menjadikan hiu sebagai perenang yang sangat mahir.

Ikan Hiu mempunyai gigi yang berbentuk segitiga yang banyak, tajam dan mengarah kebelakang sehingga mangsa yang digigit akan sulit melepaskan diri. Gigi ikan hiu tumbuh terus-menerus.

Ikan Hiu termasuk hewan karnivordengan menu yang tak terbatas. Dari ikan kecil sampai ikan besar, cumi-cumi, penyu, anjing laut, duyung, bangkai, bahkan hingga jenisnya sendiri.

Umumnya ikan hiu melahirkan seekor anak (vivipar) atau menetaskan telur alam tubuh (ovovivipar). Anak Ikan hiu terlahir cukup besar dan dapat segera mencari makan sendiri.

Sifat kanibal ikan hiu sudah ada sejak masih dalam kandungan, dimana janin dominan akan memakan sekitar 20 janin lainnya. Hal ini terjadi karena selama mengandung, induk ikan hiu tidak pernah memberi makanan anaknya.

Pada ikan hiu, fertilisasi terjadi secara internal. Ikan hiu Jantan dilengkapi dengan organ reproduksi berupa clasper yang terletak di belakang sirip perut (pinnae abdominalis) dekat kloaka.

morfologi ikan hiu
morfologi ikan hiu

ANATOMI IKAN BERTULANG RAWAN

Anatomi ikan Hiu umumnya menyerupai ikan lainnya, namun ada beberapa organ yang sifatnya spesifik. Ikan Hiu memiliki usus yang sangat besar dan pendek berisi membran ulir (spiral valve) yang membuat makanan berputar-putar melaluinya sehingga menunda makanan cukup lama untuk dicerna dan diserap.

Ikan hiu memliki hati yang sangat besar yang membantu mencernakan makanan dengan menghasilkan empedu dan menyimpan sejumlah zat hara yang dicerna.

Ikan hiu tidak mempunyai kantung udara sehingga harus terus berenang agar tidak tenggelam.

Beberapa jenis hiu sering di jumpai berdiam diri di dasar perairan. Menghadapi air laut yang sifatnya hipertonis, ikan hiu menambah konsentrasi cairan dalam tubuh dengan menaikkan kadar urea dalam darah.

Lobus olfaktori ikan hiu juga berkembang baik menyebabkan ikan ini sangat peka terhadap bau darah.

anatomi ikan hiu
anatomi ikan hiu