MORFOLOGI SPONGES

0
85
Untuk kali ini jurusanbiologi akan menjelaskan tentang morfologi sponges. 

Sponges

Sponges merupakan hewan primitife dengan struktur tubuh yang sederhana. Hewan multiselluler ini telah muncul di muka bumi sejak 500 juta tahun lalu.

Sponges terbentuk dari rangka internal berupa spikula dsri zat kapur (CaCO3) atau silica (H2Si3O3) dan serat spongin yang memiliki spikula keras atau kandungan pasir untuk membentuk struktur tubuhnya.

Sponges mempunyai ratusan hingga ribuan pori-pori yang menyerap air kedalam tubuhnya dan satu atau lebih lubang yang lebih besar untuk saluran pelepasan air.

Kebanyakan sponges memiliki bentuk seperti tabung, bola, cawan, sarung tinju, kubah, bercabang atau sama sekali tidak beraturan dengan warna-warna yang cerah.

Sponges makan dengan cara menyaring air laut (filter feeder). Mereka memompa air laut melalui pori-pori tubuh dan menyaring plankton, bakteri serta detritus untuk dimakan. Satu sponges sebesar bola kaki dapat memompa hingga ribuan liter air setiap harinya. Sponges umumnya hidup hidup di daerah terumbu karang.

Sponges membutuhkan arus yang kuat untuk mendapatkan plankton makanannya. Sejumlah jenis sponges dapat mengebor karang mati dan hidup dalam rongga karang mati tersebut.

Hanya beberapa jenis hewan yang menjadikan sponges menjadi makanannya seperti cacing nudibranch, ikan bidadari dan penyu. Sebagian besar hewan laut tidak memakan sponges karena kandungan racun dan duri spikulanya tajam dan keras.

morfologi sponges
 
 

Sponges merupakan salah satu biota laut yang sangat sulit untuk diidentifikasi. Para ahli telah mengidentifikasi sekitar 500 jenis. Sponges manghasilkan zat kimia alami, yang digunakan untuk mencegah hewan lain tumbuh pada tubuhnya atau mengelilinginya.

Penelitian menunjukkan bahwa beberapa zat kimia dari sponges memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi obat yang baik untuk penyakit kanker, radang tulang, jantung bahkan penyakit AIDS.

Pada sponges dijumpai adanya sistem saluran (canal system) sebagai jalan masuknya air yang akan disaring di dalam tubuh untuk memperoleh makanan dan mengeluarkan sisa proses pencernaan keluar tubuh.

Sponges tergolong hewan penyaring (filter feeder) yang memakan partikel organik renik, baik hidup ataupun tidak seperti bakteri, mikroalgae dan detritus.

Sponges tersusun dari kerangka kapur karbonat atau silikon yang disebut spikula. Spikula dihasilkan oleh sel berbentuk oleh sel berbentuk stoples yang disebut spongoblast yang terdapat didalam sel-sel scleroblast. Spikula berperan sebagai kerangka yang memungkinkan terbentuknya ribuan pori-pori dan saluran air pada sponges.