SISTEM HORMON : KELENJAR PADA HEWAN

0
97

Semua hewan vertebrata (ikan, amfibi, reptil, burung dan mamalia, termasuk manusia) memiliki kelenjar endokrin yang sama dan melepaskan hormon yang mirip dengan pengendalian pembangunan, pertumbuhan, reproduksi dan tanggapan lainnya. Berikut adalah beberapa kelenjar utama.

  • Hipotalamus
  • Kelenjar pineal
  • Anterior kelenjar pituitari
  • Posterior kelenjar hipofisis
  • Kelenjar gondok (tiroid)
  • Kelenjar paratiroid
  • Timus
  • Kelenjar adrenal (medula dan korteks)
  • Pankreas
  • Ovarium (dan corpus luteum folikel)
  • Testis
  • Hipotalamus

Selama kehamilan, plasenta juga bertindak sebagai suatu kelenjar endokrin. Hipotalamus melepaskan sejumlah hormon yang merangsang hipofisa; beberapa diantaranya memicu pelepasan hormon hipofisa dan yang lainnya menekan pelepasan hormon hipofisa.

Hipofisa

Kelenjar hipofisis kadang disebut kelenjar penguasa karena kelenjar hipofisis mengkoordinasikan berbagai fungsi dari kelenjar endokrin lainnya.

Beberapa hormon hipofisis memiliki efek langsung, beberapa lainnya secara sederhana mengendalikan kecepatan pelepasan hormon oleh organ lainnya.

Kelenjar hipofisis mengendalikan kecepatan pelepasan hormonnya sendiri melalui mekanisme umpan balik, dimana kadar hormon endokrin lainnya dalam darah memberikan sinyal kepada kelenjar hipofisis untuk memperlambat atau mempercepat pelepasan hormonnya.

Kelenjar hipofisis terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya.

Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian anterior, bagian tengah, dan bagian posterior.

Tidak semua kelenjar endokrin berada dibawah kendali kelenjar hipofisis, beberapa diantaranya memberikan respon, baik langsung maupun tidak langsung, terhadap konsentrasi zat-zat di dalam darah:

1.      Sel-sel penghasil insulin pada pankreas memberikan respon terhadap gula dan asam lemak.

2.      Sel-sel paratiroid memberikan respon terhadap kalsium dan fosfat

3.      Medulla adrenal (bagian dari kelenjar adrenal) memberikan respon terhadap perangsangan langsung dari sistem saraf parasimpatis.

Kelenjar pineal

Kelenjar pineal adalah struktur kecil yang terletak di dasar otak. Hormon utama kelenjar pineal adalah melatonin, suatu turunan dari asam amino tryptophan.

Tetapi bahkan tanpa isyarat visual, tingkat melatonin dalam darah naik dan jatuh pada siklus (circadian) setiap hari dengan tingkat puncak terjadi di larut pagi.

Kelenjar pineal merupakan organ kecil di otak manusia dan vertebrata lainnya sebagian besar (hewan dengan tulang belakang). Para ilmuwan tidak yakin fungsi kelenjar pineal pada manusia.

Mereka percaya itu memainkan peran dalam berbagai fungsi tubuh yang penting, termasuk proses reproduksi tertentu. Pada vertebrata lainnya, kelenjar pineal membantu mengatur siklus harian dan musiman tubuh tertentu dengan mengeluarkan hormon melatonin.

Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid atau kelenjar gondok terletak di leher bagian depan di bawah jakun di depan trakea yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh dan bertanggung jawab atas normalnya kerja setiap sel tubuh.

Kelenjar Tiroid merupakan kelenjar yang berbentuk cuping kembar dan di antara keduanya dapat daerah yang menggenting.

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh. Hormon tiroksin mengandung banyak iodium.

Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang mengakibatkan pembesaran kelenjar tiroid karena kelenjar ini harus bekerja keras untuk membentuk tiroksin.

Kekurangan hormon tiroksin menurunkan kecepatan metabolisme sehingga pertumbuhan lambat dan kecerdasan menurun.

Kelenjar Paratiroid (Anak Gondok)

Kelenjar paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. Kelenjar paratiroid menghasilkan hormon parathormon yang berfungsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah.

Kekurangan hormon parathormon menyebabkan tetanus dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun, kejang di tangan dan kaki, jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal, gelisah, sukar tidur, dan kesemutan.

Tumor kelenjar paratiroid menyebabkan kadar parathormon terlalu banyak di dalam darah.

Hal ini mengakibatkan terambilnya fosfor dan kalsium dalam tulang, sehingga urin banyak mengandung kapur dan fosfor. Pada orang yang terserang penyakit ini tulang mudah sekali patah. Penyakit ini disebut von Recklinghousen.

Kelenjar Adrenal/Suprarenal/ Anak Ginjal

Kelenjar adrenal berbentuk bola, menempel pada bagian atas ginjal. Pada setiap ginjal terdapat satu kelenjar suprarenal dan dibagi atas dua bagian, yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula).

Kerusakan pada bagian korteks kelenjar adrenal mengakibatkan penyakit Addison dengan gejala sebagai berikut: timbul kelelahan, nafsu makan berkurang, mual, muntah muntah, terasa sakit di dalam tubuh.

Dalam keadaan ketakutan atau dalam keadaan bahaya, produksi adrenalin meningkat sehingga denyut jantung meningkat dan memompa darah lebih banyak. Gejala lainnya adalah melebarnya saluran bronkiolus, melebarnya pupil mata, kelopak mata terbuka lebar, dan diikuti dengan rambut berdiri.

Pankreas

Ada beberapa kelompok sel pada pankreas yang dikenal sebagai pulau Langerhans berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin.

Hormon insulin berfungsi mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. Kelebihan glukosa akan dibawa ke sel hati dan selanjutnya akan dirombak menjadi glikogen untuk disimpan. Kekurangan hormon insulin akan menyebabkan penyakit diabetes.

Selain menghasilkan insulin, pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bekerja antagonis dengan hormon insulin.

Ovarium

Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. Selain menghasilkan sel telur, ovarium juga menghasilkan hormon. Ada dua macam hormon yang dihasilkan ovarium yaitu sebagai berikut.

Hormon estrogen : Pembentukan hormon estrogen dirangsang oleh hormon FSH. Fungsi hormon estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita.

Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan pria tanpa melihat kelaminnya. Contohnya, perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus.

Hormon progesteron : Pembentukannya dirangsang oleh hormon LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi.

Plasenta membentuk hormon estrogen dan progesteron selama kehamilan guna  mencegah pembentukan hormon FSH dan LH. Dengan demikian, kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan.

Testis

Seperti halnya ovarium, testis adalah organ reproduksi khusus pada pria. Selain menghasilkan sperma, testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen, yaitu testosteron.

Hormon testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder. Misalnya suaranya membesar, mempunyai kumis, dan jakun.

Sistem endokrin merupakan bagian dari sistem regulasi pada hewan dan membantu menjaga keseimbangan internal tubuh. Baik vertebrata dan invertebrata memiliki sistem endokrin.

Sistem endokrin mengatur banyak fungsi tubuh, termasuk pertumbuhan dan metabolisme, keseimbangan air, gula dan keseimbangan kalsium dalam aliran darah, dan fungsi yang berkaitan dengan kematangan seksual dan reproduksi.

Dua fungsi utama di bawah kontrol endokrin di invertebrata adalah penumpahan dari exoskeleton untuk pertumbuhan, yang disebut molting, dan metamorfosis, fungsi yang tidak terjadi pada vertebrata.

Sistem endokrin tidak secepat untuk menanggapi rangsangan seperti sistem saraf (sistem peraturan utama lainnya pada hewan), yang dapat merespon dalam waktu kurang dari satu detik.

Sistem endokrin dapat merespon dalam hitungan menit, dan efek biasanya berlangsung lebih lama dari efek dari sistem saraf.

Sistem endokrin terdiri dari organ-organ yang menghasilkan utusan kimia yang disebut hormon. Hormon yang dilepaskan langsung ke aliran darah pada vertebrata dan invertebrata hemolimfa dalam.

Hormon beredar dengan darah, sehingga mereka di mana-mana dalam tubuh.

Sekian tulisan kami tentang SISTEM HORMON : KELENJAR PADA HEWAN, saya harap anda menyimak dengan baik