Ekosistem: Macam-macam ekosistem

0
23

Macam Macam Ekosistem

Bagi kalian yang bertanya tentang berapa banyak sih ekosistem di biosfer ini atau dalam lingkup bioma. Ada 8 macam ekosistem secara garis besar yang saya tahu yaitu ekosistem hutan hujan tropis, ekosistem hutan beriklim  4 musim,  taiga, tundra, ekosistem padang pasir, rerumputan, kaparral, dan ekosistem hutan hujan beriklim sedang.

Berikut penjelasan singkat 8 macam ekosistem yang ada.

Ekosistem hutan hujan tropis

Ekosistem ini berhubungan dengan hutan belantara yang beragam dan kepadatan tinggi. Ekosistem hutan hujan tropis merupakan ekosistem bioma yang paling padat di bumi ini.

Tumbuhan yang tersebar dan padat dimana-mana yang kebanyakan perennial, menghalangi sinar matahari dan memiliki suhu yang optimun dalam mempercepat dekomposisi.

Dikarenakan padatnya produsen pertama dalam ekosistem ini, banyak konsumen-konsumen atau jenis spesies heterotroph lain yang hidup ekosistem hutan hujan tropis ini. Contoh,  Hutan Kalimantan, Hutan di Amazon dan hutan lain yang berada di bagian tropis.

Ekosistem hutan hujan tropis di Kalimantan
Ekosistem hutan hujan tropis di Kalimantan
 

Ekosistem hutan gugur

Ekosistem bioma ini mencakup hutan-hutan yang memiliki jenis pohon yang menggugurkan daunnya saat musim gugur atau musim dingin tiba. Ekosistem hutan gugur dapat anda temukan pada daerah Eropa ataupun Amerika Utara.

Hewan hewan yang hidup pada  ekosistem gugur kebanyakan berbulu tebal dan pepohonan umumnya berkulit keras. Kondisi suhu ekosistem hutan gugur lebih dingin dari Ekosistem hutan hujan tropis tetapi masih lebih hangat dari ekosistem taiga.

Ekosistem Taiga

Ekosistem ini lebih dingin dari ekosistem hutan 4 musim . Ekosistem taiga dapat ditemukan di daerah Kanada, sebagian Alaska . Ekosistem taiga masih lebih hangat dibanding dengan ekosistem tundra.  

Suhu pada ekosiste taiga dapat berada dibawah 0 celsius selama 6 bulan setiap tahun. Pepohonan yang hidup pada ekosistem ini seperti konifer dan sejenisnya. Organisme lain seperti Lichen (liken) dan lumut umum ditemukan.

Ekosistem taiga di Alaska
Ekosistem taiga di Alaska
 
 

Ekosistem Tundra

Ekosistem tundra merupakan ekosistem yang paling dingin dari ekosistem bioma lain yang ada. Dikarenakan rendahnya suhu ekosistem tundra, menyebabkan kurangnya tumbuhan yang dapat tumbuh dan banyak hewan seperti burung-burung pindah atau migrasi ke tempat yang lebih hangat saat musim dingin tiba.

Musim dingin sangat lama dibandingkan dengan musim panas sehingga pada saat musim panas yang singkat inilah lumut, lichen dan tumbuhan tumbuh cepat. Ekosistem taiga dapat ditemukan di Kanada bagian utara dan Rusia bagian Utara.

Ekosistem Tundra di Alaska
Ekosistem Tundra di Alaska

 

Ekosistem Gurun

Ekosistem gurun dapat dilihat pada gurun Sahara di Afrika bagian utara. Keunikan ekosistem gurun terletak pada curah hujan yang dimiliki yang kurang dari 25 cm per tahun yang menyebabkan tumbuhan yang dapat tumbuhpun berkurang.

Tumbuhan yang dapat tumbuh pada ekosistem gurun ini contohnya adalah kaktus yang telah beradaptasi untuk menghadap panasnya gurun. Hewan yang dapat ditemukan pada ekosistem gurun seperti ular dan mamalia kecil yang mampu menggali lubang atau terowongan untuk berlindung dari panasnya cahaya matahari.

Ekosistem gurun di gurun sonora
Ekosistem gurun di gurun sonora

 

Ekosistem padang rumput

Ekosistem ini dinamakan ekosistem padang rumput karena tumbuhan yang dominan adalah rerumputan dan sejenisnya yang menjadi produsen utama. Ekosistem padang rumput  memilki curah hujan yang lebih besar dari ekosistem gurun, tetapi lebih sedikit dari ekosistem kaparral.  

Curah hujan yang tidak terlalu deras ini memungkinkan garam-garam mineral dan nutrisi tumbuhan tidak terkikis sehingga rerumputan dan sedikit pohon dapat tumbuh subur. Hewan yang hidup dalam ekosistem padang rumput ini kebanyakan adalah mamalia yang mampu bergerak cepat seperti kijang, rusa, jerapah, singa, cheetah dan lainnya. Ekosistem padang rumput dapat anda amati di daerah Afrika tengah.

Ekosistem padang rumput
Ekosistem padang rumput
 



Ekosistem Kaparral

Ekosistem ini memiliki curah hujan yang sedikit lebih besar dari ekosistem padang  rumput dan sering terjadi selama musim semi dan sering terjadi selama musim panas.

Dikarenakan hal ini, tumbuhan dan hewan yang hidup pada ekosistem kapparal termasuk tahan temperatur tinggi seperti Yucca, pohon oak, kaktus, pepohonan berkayu, anggur,  zaitun  dan hewan seperti cayote, Jack rabbit dan kadal. Anda dapat menemukan ekosistem kaparral di daerah California.

Ekosistem hutan hujan beriklim sedang

Keunikan dari ekosistem ini adalah presipitasi yang tinggi degan curah hujan sekitar 250 cm pertahun dengan temperatur sekitar 50 -65 F. Tumbuhan yang hidup pada ekosistem ini adalah pohon konifer.

Ada juga lumut, liken dan jamur yang tumbuh melimpah pada ekosistem ini. Hewan yang hidup pada ekosistem hutan hujan sedang ini adalah kijang ,rusa, beruang, keong, dan banyak spesies burung dan banyak lagi hewan lainnya. Anda dapat menemukan ekosistem hutan hujan sedang di Olympic peninsula di Negara bagian Washinton.Baca juga artikel terkait dibawah ini:
Ekosistem sawah
Ekosistem sungai
Ekosistem hutan hujan tropis
Ekosistem hutan rawa 
Ekosistem hutan pantai
Ekosistem hutan musim
Ekosistem hutan payau

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here