Porifera, Apa itu Porifera

0
95

Porifera

Porifera merupakan filum dari kingdom Animalia. Porifera adalah hewan dengan tubuh berpori yang bersifat diploblastik, bersimetri radial dan multiseluler uniseluler.

Porifera merupakan anggota dari avertebrata, yang disebut filum Porifera.

Filum Porifera merupakan bagian avertebrata yang memiliki tingkatan lebih rendah dari filum yang lain selain filum protozoa.

Dahulunya, Porifera dikelompokkan sebagai kelas Porifera, akan tetapi dinaikkan karena banyaknya penelitian tentang hewan porifera yang ditemukan di lautan.

Kelas dari Porifera terbagi atas Kelas Calcarea, Hexactinellida, dan Kelas Demospongiae. Kelas Porifera ini dibagi atas perbedaan spikula. 

Porifera merupakan hewan multiseluler yang paling sederhana. Porifera disebut sederhana karena belum  adanya koordinasi yang jelas antara sel-selnya.

Porifera anatomi porifera
Porifera

Porifera memiliki dua fase hidup yaitu fase bergerak berupa amphiblastula dan fase sesil saat dewasa dengan menetap pada lokasi yang memungkinkan untuk tumbuh.

Amphiblatula merupakan larva porifera.

Porifera hidup secara heterotrof dengan memakan bakteri dan plankton.

Porifera memasukkan makanan dalam bentuk cairan yang membuat porifera disebut sebagai pemakan cairan.

Bentuk tubuh porifera pun terbagi-bagi atas beberapa bentuk seperti kipas, jambangan, globular, bunga, terompet, genta, dan lain-lain. Begitupun dengan warna.

Porifera memiliki warna tubuh yang berbeda-beda dan menarik tergantung dari pemberi zat warna pada porifera.

Porifera mendapatkan warna tubuh atas kerja sama zooanthella yang melekat pada tubuhnya. Zooanthella adalah alga simbion yang berada pada mesoglea porifera.

Porifera mempunyai 2 lapisan nyata yaitu epidermis dan endodermis.

Lapisan epidermis porifera tersusun atas pinakosit atau pinako dermal yang merupakan sel berbentuk polygonal merapat. Lapisan endodermis porifera terdiri atas koanosit (sel berleher). 

Porifera juga memiliki lapisan diantara dua lapisan diatas yaitu lapisan mesoglea yang merupakan lapisan semu yang terdiri atas organel-organel.

Organel-organel yang berada pada lapisan mesoglea porifera adalah amubosit, arkeosist, maktriks proten gelatin, porosit (miosit), skleroblast, dan spikula.

Porifera bersifat holozoik dan saprozoik. Holozoik adalah memakan mikroorganisme dengan menyaring makanan yang dikonsumsi menggunaan mikrovili-mikrovili pada koanosit.

Porifera juga bersifat saprozoik yang artinya mengambil makanan dari organisme mati yang sudah membusuk.

Porifera mengeluarkan zat sampah atau sisa metabolisme porifera dikeluarkan dari internal tubuh oleh amubosit.

Amubosit seperti yang kita ketahui memiliki fungsi sebagai transportasi zat-zat makanan dan lainnya dalam tubuh porifera.

porifera: sel sel pada porifera
Sel sel pada porifera

Porifera memperbanyak diri dengan  cara seksual dan nonseksual. Porifera tidak hanya berumah dua (diosious) melainkan juga berumah satu (monosious).

Berumah dua adalah hewan yang dalam satu indivudu hanya memiliki satu kelamin saja.

Sedangkan berumah satu adalah hewan yang dalam satu indivudu dapat memiliki dua kelamin yaitu jantan dan betina atau sering disebut sebagai hewan hermaprodit.

Porifera diklasifikasikan bukan hanya berdasarkan penyusun spikulanya saja. Klasifikasi Porifera juga didasarkan atas bentuk tubuh, tipe saluran air /kanal, bentuk spikula, dan habitat hidup hewan porifera tersebut. 
gambar porifera demospongiae
gambar porifera, demospongiae
gambar porifera hexactinellida
Gambar porifera, hexactinelida

Klasifikasi Porifera berdasarkan habitat hidup membuat peneliti dapat mengidentifikasi lebih awal terhadap hewan porifera yang ditemukan.

Untuk kelas Calcarea, umumnya hidup di laut dangkal, sedangkan kelas Hexactinellida hidup di laut dalam. Kelas Demospongiae memiliki habitat yang luas yaitu laut dan air tawar.

gambar porifera, calcarea
Gambar porifera, Calcarea

Porifera mengalirkan makanan mereka menggunakan saluran air atau kanal. Saluran air ini terbagi atas tiga tipe. Tipe yang paling sederhana adalah Ascon. Tipe yang cukup berliku adalah Sycon. Tipe yang paling rumit adalah Rhagon.

porifera saluran air
Saluran air pada porifera
 

Porifera bermanfaat sebagai alat pembersih (Demospongiae), ada juga yang memanfaatkan porifera sebagai bahan pengawet buah dan makanan.

Porifera tertentu mengandung zat antikanker dalam tubuhnya yang sekarang ini jadi topik yang menarik untuk diteliti di seluruh dunia contohnya African Spirastrella-Spinispirulifera dari Afrika yang menghasilkan zat spongistatin.

Porifera : African Spirastrella
African Spirastrella

Kerugian porifera banyak disebabkan oleh tingkah laku manusia dalam melaksanakan kerja produksi.

Manusia merugikan porifera dengan membuang limbah kimiawi dan sampah plastik kedalam lautan yang akan menghambat dan menganggu metabolisme porifera.

Kerugian porifera karena tumpahan minyak juga sangat parah seperti kejadian yang sudah sering diberitakan dulu  yaitu tumpahnya minyak dari kapal tanker di Spanyol dan tumpahan kapal tanker milik exxon valdes.

Kerugian pada porifera dapat terjadi secara langsung dan tidak langsung.

Sekian tulisan tentang Pofera, Apa itu porifera.

Saya harap anda dapat mempelajari lebih jauh lagi tentang porifera dan saya minta maaf tidak dapat menyertakan file porifer pdf dalam postingan saya ini

Berikut sedikit video tentang porifera sebagai salah satu filum dalam kingdom animalia dalam klasifikasi makhluk hidup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here