Cara Kerja Enzim

0
282

Cara Kerja Enzim

Pada postingan sebelumnya, kita telah membahas tentang apa itu Enzim kan teman-teman. Nah, kali ini kita akan membahas tentang cara kerja dari Enzim.

Seperti pernah disinggung di postingan sebelumnya Enzim bersifat Spesifik artinya satu Enzim bekerja untuk satu jenis makromolekul tertentu.

Selain itu, Enzim bekerja seperti mak comblang yaitu menangkap molekul-molekul, menggabungkannya kemudian melepasnya tetapi Enzim tidak ikut berubah. 

Molekul-molekul yang digabungkan tersebut adalah substrat dan molekul hasil gabungannya disebut produk. Enzim dapat bekerja secara bolak balik yaitu dapat membentuk molekul sederhana menjadi molekul kompleks dan dapat pula menguraikan molekul kompleks tersebut menjadi molekul sederhana.

Cara Kerja Enzim
Cara kerja enzim

Enzim memiliki bagian yang disebut “Sisi Aktif Enzim” yaitu tempat melekatnya substrat dan “Sisi Alosterik”.

Dua teori mengenai cara melekatnya substrat pada sisi aktif Enzim yaitu Lock and Key Theory atau Teori Gembok dan Kunci serta Induced Fit Theory atau Teori Ketepatan Induksi.

Teori yang pertama yaitu Teori Gembok dan Kunci dikemukakan oleh Emil Fischer pada tahun 1894 menyatakan bahwa Enzim dan substratnya memiliki bentuk geometri yang saling memenuhi seperti kunci dan gemboknya.

Itulah alasan mengapa Enzim bersifat spesifik. Teori kedua adalah Teori Ketepatan induksi. Menurut teori ini, sisi aktif Enzim bersifat fleksibel, sehingga bentuknya dapat menyesuaikan dengan bentuk substratnya.

Pada reaksi-reaksi metabolisme di dalam tubuh makhluk hidup, Enzim memiliki beberapa fungsi diantaranya adalah mempercepat laju reaksi, menurunkan energi aktivasi reaksi, menguraikan molekul kompleks menjadi molekul sederhana dan membentuk molekul sederhana menjadi molekul kompleks.

Fungsi Enzim

Secara khusus pada tubuh hewan dan manusia, Enzim memiliki fungsi yang lebih kompleks yaitu berperan dalam transduksi signal, regulasi sel, sistem gerak, sistem pencernaan dan sistem peredaran darah. Hebat ya Enzim ini teman-teman…

Cara Kerja Enzim
Cara kerja enzim

Sebagai biokatalisator, kerja Enzim dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya suhu, pH, Konsentrasi substrat, inhibitor dan aktivator. Beberapa jenis Enzim hanya dapat bekerja pada suhu dan pH optimumnya. Suhu dan pH optimum setiap jenis Enzim berbeda satu sama lain.

Enzim tidak dapat bekerja pada suhu yang terlalu rendah maupun pada suhu yang terlalu tinggi. Enzim juga tidak dapat bekerja pada pH yang terlalu asam maupun yang terlalu basa.

Apabila berada pada suhu atau pH yang tidak sesuai, Enzim akan mengalami denaturasi atau kerusakan pada strukturnya. Konsentrasi substrat juga dapat mempengaruhi kerja Enzim.

Apabila konsentrasi substrat terlalu tinggi, maka Enzim tidak dapat bekerja dengan baik, laju reaksi katalisator oleh Enzim akan berlangsung lambat. Sebaliknya bila konsentrasi substrat rendah, maka laju reaksi katalisator oleh Enzim akan berlangsung cepat.

Inhibitor dan Enzim

Kerja Enzim juga dapat dipengaruhi oleh Inhibitor. Inhibitor adalah molekul yang dapat menghambat kerja Enzim sehingga dapat menurunkan laju reaksi katalisator oleh enzim.

Inhibitor Enzim terdiri dari dua jenis yaitu Inhibitor Kompetitif dan Inhibitor non-kompetitif. Inhibitor kompetitif menghambat kerja Enzim dengan cara berikatan langsung dengan sisi aktif Enzim sehingga substrat tidak bisa berikatan dengan sisi aktif Enzim dan reaksi tidak dapat berlangsung.

Sedangkan inhibitor non-kompetitif adalah inhibitor yang berikatan dengan sisi alosterik Enzim, namun karena Enzim bersifat fleksibel, saat Inhibitor berikatan dengan sisi alosterik, sisi aktif Enzim ikut berubah sehingga substrat pun tidak dapat berikatan dengan sisi aktif enzim dan reaksi juga tidak dapat berlangsung.

Cara Kerja Enzim

Cara kerja enzim

Kedengarannya Inhibitor ini jahat ya teman-teman karena Inhibitor menghambat kerja Enzim, namun ternyata Inhibitor ini kadang-kadang juga dapat berguna, misalnya pada saat terjadi over product atau kelebihan produk, maka kelajuan reaksi oleh Enzim harus ditekan karena suatu produk yang berlebihan juga tidak baik untuk tubuh makhluk hidup.

Tahu tidak teman-teman, ternyata Inhibitor dalam keadaan over product biasanya adalah produk itu sendiri. Jadi, apabila produk yang dihasilkan oleh Enzim berlebih, maka produk tersebut akan berikatan dengan sisi alosterik Enzim sehingga sisi aktif berubah, substrat tidak dapat berikatan dan reaksi pun terhenti. Mekanisme ini disebut feedback negative effect atau feedback Inhibition.

 

Selain Inhibitor, kerja Enzim juga dipengaruhi oleh Aktivator yaitu molekul yang meningkatkan kerja Enzim. Aktivator ini bekerja mengaktifkan enzim yang belum aktif atau Enzimogen dengan cara berikatan dengan Enzimogen sehingga sisi aktif Enzim siap untuk berikatan dengan substrat.

Aktivator juga dapat bekerja dengan cara berikatan dengan Inhibitor sehingga substrat dapat berikatan dengan sisi aktif Enzim dan reaksi dapat berlangsung.

Contoh aktivator Enzim adalah HCL atau asam klorida. HCL berfungsi mengaktifkan Pepsinogen menjadi pepsin.Nah teman-teman setelah belajar mengenai cara kerja Enzim. Berikutnya kita akan membahas mengenai Lintasan Metabolisme.

Apa itu lintasan metabolisme?

Lintasan metabolisme adalah lintasan yang terbentuk karena beberapa Enzim bekerja sama dalam suatu urutan reaksi tertentu. Awalnya, suatu substrat berikatan dengan Enzim pertama dan menghasilkan suatu produk, kemudian produk tersebut akan menjadi substrat dan berikatan dengan Enzim kedua kemudian produk Enzim kedua akan menjadi substrat Enzim ketiga, begitulah seterusnya hingga terbentuk produk akhir.

Apabila produk akhir ini berlebih atau terjadi over product, maka produk akhir ini akan menjadi Inhibitor yang dapat menghambat kerja dari Enzim yang pertama.

Apabila kerja Enzim pertama terhenti, maka lintasan metabolisme otomatis juga akan terhenti. Contoh sederhana lintasan metabolisme dapat kita temukan pada katabolisme Protein.

Enzim pertama yaitu Enzim Pepsin mengubah substrat Protein menjadi produknya yaitu pepton, kemudian Pepton menjadi substrat untuk Enzim kedua yaitu Tripsin. Tripsin mengubah substrat pepton menjadi produknya yaitu asam amino.

Demikianlah artikel tentang cara kerja enzim. Tetap belajar biologi yah