FORMASI EKOSISTEM HUTAN

0
39

Belajar Formasi Ekosistem Hutan Hujan

Sebelumnya telah dituliskan tentang ekosistem, dan ekosistem hutan hujan tropis. Berikut diterangkan tentang formasi ekosistem hutan.

Formasi ekosistem hutan merupakan tipe atau bentuk susunan ekosistem hutan yang akibat pengaruh faktor lingkungan yang dominan terhadap pembentuk dan perkembangan komunitas dalam ekosistem hutan.

Adanya pengelompokkan formasi hutan diilhami oleh paham tentang klimaks, yaitu komunitas akhir yang terjadi selama proses  suksesi. Paham klimaks berkaitan dengan adaptasi tetumbuhan secara keseluruhan mencakup segi fisiologis, morfologis, syarat pertumbuhan dan bentuk tumbuhnya, sehingga kondisi ekstrem dari pengaruh iklim dan tanah akan menyebabkan efek adaptasi pohon serta tetumbuhan lainnya menjadi nyata (Arief, 1994).

Hal tersebut akan berpengaruh terhadap bentuk susunan ekosistem hutan.

Berdasarkan atas faktor lingkungan yang memiliki pengaruh dominan terhadap bentuk susunan komunitas atau ekosistem hutan, maka ekosistem hutan dikelompokkan ke dalam dua formasi, yaitu formasi klimatis dan formasi edafis (Santoso, 1996; Direktorat Jenderal Kehutanan, 1976).

Menurut Arief (1994), formasi klimatis disebut juga formasi klimatis iklim, sedangkan formasi edafis disebut juga formasi klimaks edafis. Pengertian dari masing masing formasi adalah sebagai berikut:

1. Formasi Klimatis 

Formasi klimatis adalah formasi hutan yang dalam pembentukannya sangat dipengaruhi oleh unsur-unsur iklim misalnya temperatur, kelembapan udara, intensitas cahaya, dan angin.

Ekosistem hutan yang termasuk ke dalam formasi klimatis, yaitu ekosistem hutan hujan tropis, hutan musim dan hutan gambut (Santoso, 1996); Direktorat Jenderal Kehutanan, 1976).

Menurut Schimper (1903 dalam Arief, 1994), ekosistem hutan yang termasuk ke dalam formasi klimatis, yaitu hutan hujan tropis, hutan musim, hutan sabana, hutan duri, hutan hujan subtropis, hutan hujan temperate, hutan konifer, dan hutan pegunungan.

Menurut Davy (1938 dalam Arief, 1994), hutan-hutan yang termasuk ke dalam formasi klimatis adalah hutan hujan tropis, hutan semi hujan, hutan musim, hutan pegunungan atau hutan temperate, hutan konifer, hutan bambu, hutan gramineae berkayu, dan hutan alpine.

Belajar ekosistem hutan hujan
Belajar ekosistem hutan hujan

 

2. Formasi Edafis

Adalah formasi hutan yang dalam pembentukannya sangat dipengaruhi oleh keadaan tanah, misalnya sifat-sifat fisika, sifat kimia, dan sifat biologi tanah, misalnya sifat-sifat fisika, sifat kimia, dan sifat biologi tanah, serta kelembapan tanah.

Ekosistem hutan yang termasuk ke dalam formasi edafis, yaitu hutan rawa payau, dan hutan pantai. Schimper (1903 dalam Arief, 1994) menyebutkan hutan-hutan yang termasuk ke dalam formasi klimatis mencakup hutan tepian, hutan rawa, hutan pantai, dan hutan mangrove.

Menurut Davy (1938 dalam Arief, 1994) yang termasuk  ke dalam kelompok formasi edafis, yaitu ekosistem hutan riparian, hutan rawa, hutan sabana, hutan palma atau hutan nipah, dan hutan duri.

Menurut Santoso (1996), hutan riparian (riparian forest) dianggap sebagai subtipe hutan hujan tropis, sedangkan hutan nipah (nipa forest) sering dianggap sebagai konsosiasi dari hutan payai atau hutan rawa; bergantung kepada faktor edafisnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here