Keseimbangan Dalam Ekosistem

0
64

Belajar Keseimbangan Dalam Ekosistem

Sebelumnya, telah dituliskan tentang Apa itu Ekosistem, macam macam ekosistem, rantai makanan dan jaring makanan dalam ekosistem, hal yang harus anda tahu adalah untuk tetap menjaga keseimbangan dalam ekosistem…

Ekosistem mempunyai keteraturan sebagai wujud dari kemampuan ekosistem dalam memelihara diri sendiri, dan dengan sendirinya mengadakan keseimbangan kembali.

Keseimbangan yang terdapat dalam suatu ekosistem disebut homeostatis, yaitu kemampuan ekosistem untuk menahan berbagai perubahan dalam sistem secara keseluruhan (Resosoedarmo dkk., 1986).

Homestatis berasal dari kata homeo yang berarti sama dan statis artinya berdiri. Oleh karena itu, homeostatis sesungguhnya berarti kestabilan yang dinamis, karena perubahan perubahan yang terjadi pada ekosistem akan tetap mengarah kepada tercapainya keseimbangan yang baru.

Keseimbangan ekosistem diatur oleh berbagai faktor yang rumit. Faktor faktor yang terlibat dalam mekanisme keseimbangan ekosistem antara lain mencakup mekanisme yang mengatur penyimpanan bahan bahan, pelepasan hara, pertumbuhan organisme dan populasi, proses produksi, serta dekomposisi bahan bahan organik.

Dalam keseimbangan ekosistem dikenal istilah daha tahan ekosistem. Daya tahan ini berbanding lurus dengan umur ekosistem itu sendiri. Ekosistem yang muda tentu memiliki daya tahan yang lebih rendah dibandingkan dengan ekosistem yang telah dewasa (tua).

Daya tahan ekosistem yang besar menunjukkan bahwa ekosistem mampu menghadapi gangguan, sehingga perubahan-perubahan yang terjadi akibat gangguan itu masih ditolerir bahkan ekosistem mampu pulih kembali dan menuju kepada kondisi keseimbangan.

Berkaitan dengan daya tahan ekosistem seperti tersebut, di dalam ekologi terdapat istilah yang dikenal sebagai daya lenting ekosistem.

Daya lenting atau resilience menunjukkan kemampuan ekosistem untuk pulih setelah terkena gangguan. Makin cepat kondisi ekosistem itu pulih berarti makin pendek masa pulih. Semakin besar gangguan yang dapat ditanggulangi oleh suatu ekosistem berarti daya lenting ekosistem tersebut juga makin tinggi.

Menurut Irwan (1992), daya lenting merupakan sifat suatu ekosistem yang memberikan kemungkinan ekosistem tersebut pulih kembali ke keseimbangan semula setelah mengalami gangguan.

Oleh karena itu, suatu ekosistem yang mendapat gangguan kemungkinan kembali pada kondisi keseimbangan seperti semula atau juga berkembang menuju kepada keseimbangan baru yang berbeda dengan kondisi awal, hal demikian bergantung kepada besar kecilnya gangguan yang dialami dan bergantung kepada besar kecilnya daya lenting yang dimiliki oleh ekosistem.

Adapun dengan gangguan yang jauh melampaui daya lenting suatu ekosistem, akan menciptakan dinamika yang mengarah kepada terbentuknya kondisi ekosistem yang menyimpang atau berbeda dengan ekosistem sebelumnya.

Menurut Resosoedramo dkk., (1986), biarpun suatu ekosistem memiliki daya leting yang tinggi, batas mekanisme keseimbangan tersebut tetap akan diterobos oleh aktivitas manusia seperti penebangan hutan berlebihan. Maka dari itu, keseimbangan dalam ekosistem baru dapat tercapai apabila puncak dari seluruh rantai makanan yaitu manusia mampu mengendalikan dirinya sendiri, baik itu melalui regulasi maupun dalam bentuk kesadaran masing masing.ekosistem

Demikianlah artikel tentang keseimbangan dalam ekosistem dalam website belajarbiologi.com ini. Tetap belajar biologi yah. Biologi itu menarik dan tidak membosan kan kok.

Baca juga artikel terkait dibawah ini tentang belajar biologi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here