Sejarah Biologi Sel

0
117

Belajar Sejarah Biologi Sel

(Biologi Sel) Penemuan susunan sel dalam organisme bersamaan dengan permulaan penggunaan mikroskop cahaya. Oleh karena itu, sejarah tentang biologi sel berkembang seiring dengan perkembangan teknologi di wilayah alat pengamatan seperti mikroskop.

Dalam membahas sejarah biologi sel, saya akan menjelaskan tentang penemuan alat alat optik. Pada tahun 3000 SM, Euclid memanfaatkan sifat optik yang pada permukaan melengkung.

Ptolemy (127-151) dan Alhazan pada awal abad ke-11 pun telah menjelaskan tentang sifat-sifat optik, akan tetapi saat itu, pemakaian alat alat optik belum terlalu digunakan sebagai alat pembesar. Leonardo da vinci paa abad ke-16 dan Maurolyco lah yang menggunakan lensa untuk mengamati benda benda kecil.

Pada tahun 1590, Janssen bersaudara, Zachary dan Fransis Janssen yang berkecimpung dalam pembuatan kaca mata dari Belanda, menemukan bahwa pemakaian dua buah lensa cembung dalam sebuat tabung untuk pengamatan untuk mengamati benda yang sangat kecil.

Penemuan ini tidak terpublikasi dengan baik di bidang sains akan tetapi merupakan prototipe pertama dari mikroskop. Tahun 1610, Galileo dengan kombinasi beberapa lensa yang dipasang pada tabung timah berhasil membuat mikroskop sederhana.

biologi sel:sel hewan

sel hewan

 Penyempurnaan lebih jauh dilakukan oleh Anthony van Leeuwnehoek (1632-1723) dengan menggunakan lensa lensa dengan pembesaran yang cukup untuk mengamati benda benda kecil.

Setelah itu seorang ilmuwan inggris, Robert Hooke, menerbikan gambaran mikrosokop baru yang telah disempurnakannya. Hooke yang menggunakan mikrosokop temuan Janssen bersaudara mengamati irisan gabus yang kemudian melihat benda benda kecil yang kemudian dinamakan sel.

Berdasarkan rumus Abbe, untuk meningkatkan pengamatan terhadap benda kecil yang lebih kecil dari 0,2 mikron dibutuhkan gelombang cahaya yang lebih pendek, bukan serta merta meningkatkan kualitas pembesaran lensa.

Sehingga beberapa tahun ini sejak tahun 1920, mikroskop terus berkembang dengan perubahan ke arah cahaya yang digunakan. Hingga tahun 1932, Mikroskop elektron ditemukan oleh Knoll dan Rusha.

Biologi sel: Mikroskop Cahaya

Mikroskop Cahaya

 

Biologi sel: Mikroskop digital

Mikroskop digital

 

Biologi sel: Mikroskop Elektron

Mikroskop Elektron

Perkembangan anatomi mikroskopk atau histologi diawali oleh Robert Hooke yang mengamati jaringan gabus dengan menggunakan lensa pembesar. Dia melaporkan bahwa jaringan gabus merupakan jaringan tumbuhan yang terususun seperti bangunan berlubang lubang kecil menyerupai sarang lebah yang kemudian disebut sel. Tiap sel dipisahkan oleh “diafragma”.

Nama sel sendiri diambil dari bahasa Yunani yaitu Kytos atau ruang kosong, dan bahasa latin dari ruang kosong adalah cella. Lalu Malpighi dan Grew melakukan percobaan yang sama menggunakan tumbuhan lain dan menemukan bahwa terdapat struktur yang sama yaitu “ruangan kecil”. Setelah itu, dikarenakan keterbatasan perkembangan mikroskop pada abad ke-17 hingga -18 hanya diketahui bahwa membran sel tumbuhan tersusun dari bahan selulosa. 

Teori Sel

Schwann (1839), mengemukakan tentang teori sel yaitu sel adalah sebuah organisme sehingga hewan maupun tumbuhan merupakan kumpulan sel dalam organisme. Organisme tumbuhan dan hewan terdiri atas kumpulan sel-sel. Oleh karena teori sel inilah, Schwann kemudian dianggap sebagai bapak sitologi modern. Sitologi adalah ilmu yang mengkaji sel dalam aspek strukturnya.

Oleh karena teori sel ini, Haeckel kemudian muncul dengan klasifikasi baru yaitu protozoa atau hewan dengan sel tunggal (uniselular) dan metazoa atau hewan yang terdiri atas banyak sel (multiselular).

Kemudian pada tahun 1829, Hertwig mengemukakan tentang teori protoplasma yang memiliki konsepsi lebih umum dari teori sel dari Schwann. Dalam teori protoplasma, sel merupakan kumpulan substansi hidup yang disebut protoplasma dengan didalamnya mengandung inti yang disebut nukleus dan di luarnya dibatasi oleh “dinding sel”.

Teori ini agak sulit diterapkan apabila dihadapkan oleh mikroorganisme seperti bakteri dan plasmodia yang struktur sel selnya yang tidak jelas.

Teori tentang sel dan organel sel terus berkembang hingga ditemukannya materi inti yaitu DNA serta sintesis protein oleh RNA yang kemudian yang marak pada masa sekarang adalah pengaplikasian bioteknologi pada tingkatan selular bahkan molekular. (Biologi Sel).

Sekian tulisan tentang sejarah biologi sel, baca juga ulasan lainnya tentang biologi sel.